HP/WA: 0811-410-8979 palembang@aliciaflorist.com

Mungkin anda berminat menanam Anthurium di pekarangan rumah. Berikut tips sukses menanam tanamanya agar sehat dan segar. Anthurium sendiri dikenal sebagai tanaman yang memiliki 1000 spesies. Mereka memiliki nama lain tail flower, flamingo, dan laceleaf. Tanaman Anthurium menghasilkan bunga variates berwarna cerah, dengan ciri khas adanya ekor yang tumbuh.

Varietas lain memiliki daun dengan urat- urat tampak tegas. Menanam Anthurium bisa anda lakukan di dalam rumah atau indoor. Cara perawatan tanamannya sangat mudah tanpa banyak perhatian. Merupakan tanaman yang aslinya barasal dari hutan hujan tropis di Amerika Tengah dan Selatan. Kebanyakan jenisnya adalah tanaman merambat, dan butuh tempat lembab dan hangat.

Tanaman ini tidak menyukai sinar matahari yang langsung. Mereka baik jika tumbuh disuhur kisaran 60 F, dan jika suhunya lebih rendah akan menderita. Tanaman Anthurium memiliki akar yang tidak terlalu mencengkran. Akarnya akan tumbuh masuk dengan perlahan. Gantilah tanah di dalam pot dengan teratur, anda bisa menggunakan pupuk cair untuk tanah agar sehat.

Tanaman yang tua akan tumbuh banyak akar dan melebihi pot. Anda bisa memotong akarnya pada level permukaan dan pindahkan ke pot lain. Taukah anda akarnya nanti bisa tumbuh batang baru setelah dipotong. Tanaman ini tidak perlu sering- sering dipindah pot. Agar tumbuh sehat dan segar, baiknya Anthurium ditanam ke dalam pot yang luas untuk akarnya..

Berikut Cara Menanam Anthurium

Proses menanamnya terdiri atas dua cara yakni melalui biji dan stek. Seperti yang dijelaskan diatas anda membutuhkan alat potong. Anda mulai dengan memotong batang dengan akarnya level permukaan, atau menyertakan 1- 3 akar. Taruhlah batang beserta akarnya itu ke dalam tanah pot. Carilah batang yang memiliki mata tunas, dari sanalah akan tumbuh daun dan bunga.

1. Memilih Biji

Anda bisa menanam dengan menggunakan biji. Tetapi akan lebih sukar karena harus menyeleksi biji. Pertama carilah bunga jantan dan betina pada tanaman.  Bunga yang jantan memiliki benang sari sebagai alat reproduksi. Sedangkan bunga betina terdapat lendir pada bungannya. Oleskan bunga sari ke bagian yang berlendir tersebut untuk reproduksi.

Dalam kurun waktu 2 bulan barulah masak biji bunga Anthurium. Kupas biji- biji tersebut, cuci sampai bersih, dan anginkan. Sebarlah biji bunganya ke tanah dengan teknik semai. Tidak perlu spesifik harus dimasukan ke dalam tanah. Ada dua jenis tanah untuk menanam Anthurium, untuk penyemaian cukup gunakan tanah yang dikukus Jika sudah dewasa pindahkan ke tanah lain.

2. Mengolah Tanah

Campuran tanah baru meliputi humus, pupuk kandang, dan pasir kali. Humus sendiri adalah tanah yang berasal dari hutan. Setelah itu, gunakan pupuk kandang untuk tanah dengan ayakan 1 cm. Sedangkan untuk pasir kali diayak dengan ayakan 3 mm. Campurkan ketiga unsur dengan takaran 5: 5: 2. Media tanah kemudian ditaruh ke dalam pot tanah, plastik, atau straso bisa.

3. Memilih Pot Tanam

Pot tanah dianggap baik karena memiliki pori- pori tetapi plastik juga boleh. Jika pot plastik pilihlah yang memiliki lubang ventilasi sendiri. Menggunakan pot baru maka rendamlah selama 10 menit di air. Taruhlah pecahan genting pada dasar pot, kemudian ditambahi pecahan batu bata sampai penuh 1/4 pot. Kemudian masukan campuran humus, pupuk kandang, dan pasir ke dalamnya.

Perawatan tanaman Anthurium dengan disiram 1- 2 kali sehari. Pokoknya pastikah tanah harus lembab tidak kering, tetapi juga tidak tergenang air. Jika daun sudah tua anda bisa memotong bagian yang rusak atau sakit. Tanaman ini juga tidak lepas dari hama daun. Pastikan menaruh tanaman ini di tempat yang teduh, jangan menaruhnya langsung di bawah sinar matahari.

error: Content is protected !!
Call Now
%d bloggers like this: